<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>rhyme_in_peace</title>
	<atom:link href="http://agribusiness4d.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agribusiness4d.wordpress.com</link>
	<description>AgriBusiness4d</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Jan 2010 09:14:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agribusiness4d.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/bb4b36251fc921c631ed43ee4ef5cbe5?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>rhyme_in_peace</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agribusiness4d.wordpress.com/osd.xml" title="rhyme_in_peace" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agribusiness4d.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>tutorial fotografi &#8220;membuat high dynamic range&#8221; (HDR)</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/tutorial-fotografi-membuat-high-dynamic-range-hdr/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/tutorial-fotografi-membuat-high-dynamic-range-hdr/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 07:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[HDR (High Dynamic Range)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;membuat high dynamic range&#8221; (HDR) HDR (High Dynamic Range) Photography adalah salah satu teknik yang melibatkan pengetahuan dasar teknik memotret dan juga olah digital lanjutan. Dasarnya adalah membuat satu file foto (formatnya *.hdr) dengan menggabungkan beberapa foto berobjek sama “persis” namun berbeda eksposurenya. Sehingga dihasilkan satu file foto yang rentang nilai dinamis yang tinggi (untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=66&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;">&#8220;membuat high dynamic range&#8221; (HDR)</span></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<p>HDR (High Dynamic Range) Photography adalah salah satu teknik yang melibatkan pengetahuan dasar teknik memotret dan juga olah digital lanjutan. Dasarnya adalah membuat satu file foto (formatnya *.hdr) dengan menggabungkan beberapa foto berobjek sama “<strong><span style="text-decoration:underline;">persis</span></strong>” namun berbeda eksposurenya. Sehingga dihasilkan satu file foto yang rentang nilai dinamis yang tinggi (untuk keperl<span style="color:#ff6600;"> </span>uan olah lanjutan artistiknya lebih luas variasinya)</p>
<p><strong>1.</strong> <strong>Siapkan Foto Dasar</strong></p>
<p>Saya gunakan istilah foto dasar ini sebagai foto yan<span style="color:#ff6600;"> </span>g akan diolah untuk HDR. Syarat utama foto yang harus dipenuhi yaitu:</p>
<p>-         <strong>minimal ada 3 foto dengan eksposure</strong><span style="color:#ff6600;"> </span><strong> berbeda</strong></p>
<p><strong>(eksposure adalah ukuran kecerahan suatu foto. Nilai minus berarti foto semakin gelap, nilai plus sebaliknya dan nilai 0 cahaya normal)</strong></p>
<p>-         <strong>3 foto yang akan diambil tersebut harus memiliki objek yang sama persis, gunakan tripod, atau letakkan di atas permukaan datar tan</strong><strong>pa mengubah posisi saat memotret karena 3 foto itu akan digabungkan nanti menjadi satu foto. Jika dah biasa dengan DSLRnya&#8230; bisa juga tanpa tripod.</strong></p>
<p>Semua itu akan mudah dipenuhi dengan kamera Digital Single Reflex Lens (D-SLR) karena pengaturan eksposure dapat dilakukan secara otomatis dengan continuous shot pada mode Bracket (mode yang memotret 3 atau lebih foto secara berurutan dengan eksposure yang berbeda), atau secara manual dengan mengatur eksposure pada kecepatan shutter speed berbeda-beda. Ingat jangan mengubah aperturenya. Dan tripod adalah hal yang sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang baik karena tentu kita tidak ingin objek kita bergeser antara satu foto dengan yang lainnya bukan?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2.</strong> <strong>Objek yang tepat buat dipotret</strong><strong> untuk HDR</strong></p>
<p>HDR akan dihasilkan dengan baik jika objek fotonya memiliki kontras warna yang kaya, pencahayaan tidak terlalu terang dan juga tidak terlalu gelap. Biasanya objek HDR adalah bangunan dengan langit yang awannya berarak indah, sunset, sunrise, awan mendung, dan variasi lainnya.</p>
<p>Umumnya juga objeknya adalah <em>still object</em> (objek tak bergerak). Karena kita tak ingin bukan gambar objek kita jadi tak karuan nantinya dengan objek bergerak. Meski ada juga yang mencobanya dan hasilnya pun luar biasa, namun itu dihasilkan juga atas perhitungan fotografi yang tepat dan butuh latihan. Untuk dasar kali ini cukup objeknya yang tetap saja.</p>
<p>Hindari memotret saat matahari bersinar kuat. Usahakan cahaya matahari terhalang awan, gedung atau lainnya sehingga pencahayaannya pas. Dan tentunya perhatikan kondisi objek yang menarik agar hasilnya semakin “maknyuss” nantinya.</p>
<p>Sebagai contoh saya mengambil objek rumah kaca pertanian di dekat lab saya di Utsunomiya University menjelang matahri terbenam. Saya gunakan 5 eksposure berbeda berturut-turut sebagai berikut (<strong>-2, -1, 0, +1, +2</strong>).</p>
<p><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><img class="aligncenter size-full wp-image-70" title="image003" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image003.jpg?w=305&#038;h=87" alt="image003" width="305" height="87" /></span></span></p>
<p><strong>3.</strong> <strong>Siapkan Software yang sesuai</strong></p>
<p>Format foto yang umumnya dihasilkan dari kamera kita adalah JPEG. Nah untuk membuat foto HDR maka kita memerlukan software khusus. Ada beberapa software yang bisa digunakan. Photoshop CS2 dan CS3 bagi yang dah ahli banget.</p>
<p>Kemudian ada <strong>Photomatix</strong> dan <strong>Dynamic Photo HDR.</strong></p>
<p>Berikut link untuk mendownload dua software terakhir yang saya peroleh dari teman saya.</p>
<p><strong>Photomatix Pro 3</strong></p>
<p><strong>(<a href="http://www.hdrsoft.com/download/win.html">http://www.hdrsoft.com/download/win.html</a>)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Dynamic Photo HDR</strong></p>
<p><strong>(<a href="http://rapidshare.com/files/108877356/PHOTO.HDRI.v3.0.rar">http://rapidshare.com/files/108877356/PHOTO.HDRI.v3.0.rar</a>)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Saya gunakan program Dynamic Photo HDR karena jauh lebih mudah menurut saya. Meski beberapa teman mengatakan berbeda. Dan selanjutnya di tutorial ini saya akan gunakan Dynamic Photo HDR (DP-HDR) sebagai pembahasan pengolahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4.</strong> <strong>Tahap Pengolahan</strong></p>
<p>Setelah di instal. Buka Dynamic Photo HDR (DP-HDR) Hingga muncul window seperti ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-80" title="image004" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0041.png?w=300&#038;h=167" alt="image004" width="300" height="167" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Klik File &gt; Create New HDRI </strong>hingga muncul window kecil bertuliskan Create New HDRI dia atasnya dengan opsi add images. <strong>Klik Add Image</strong> dan masukkan semua foto yang telah dipersiapkan buat olah HDR. (ingat langkah nomor 1 tentang syarat dasar foto HDR).</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-82" title="image006" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0061.png?w=300&#038;h=167" alt="image006" width="300" height="167" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jangan lupa menconteng <strong>Allign Files in Next Step</strong> di bagian kiri bawah box.</p>
<p>Setelah itu klik <strong>Ok</strong>.</p>
<p>Maka akan mucul proses <strong>Allignment</strong> (pengaturan foto agar beraturan satu sama lainnya). Setelah itu akan muncul windows baru bertuliskan <strong>Allign Files</strong> yang menganjurkan kita untuk mengecek hasil <strong>Allignment</strong> terakhir sebelum file HDR diciptakan. File foto yang belum pas allignmentnya akan terlihat seperti ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-84" title="image008" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0081.png?w=300&#038;h=213" alt="image008" width="300" height="213" /></p>
<p>Cek satu-satu file di list bagian kanan. Jika ada yang belum benar proses penyatuannya maka geser-geser foto dengan menggunakan tombol arah pada keyboard hingga pas. Kemudian tekan <strong>Ok.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-86" title="image010" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image010.png?w=300&#038;h=212" alt="image010" width="300" height="212" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akan muncul proses kalkulasi yang membutuhkan waktu beberapa saat tergantung komputernya. Hingga jadilah foto file HDR.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tapi jangan kaget kalo hasilnya gak seperti yang diharapkan. Karena yang dihasilkan ini barulah file HDR dasarnya. Seperti berikut. Selanjutnya perlu dilakukan <strong>tone maping.</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-88" title="image012" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0121.png?w=300&#038;h=166" alt="image012" width="300" height="166" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Klik Image &gt; Tone Map HDR Image </strong>hingga muncul window box ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-90" title="image014" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image014.png?w=300&#038;h=175" alt="image014" width="300" height="175" /></p>
<p>Selanjutnya adalah masalah kreativitas kita masing2 untuk menguji coba berbagai fitur di window box tone mapping ini. Saya selalu gunakan setting:</p>
<p>Eye Catching kemudian mengatur slide bar dibawahnya untuk mengatur hasil pewarnaan agar lebih dramatis.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-92" title="image016" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image016.png?w=300&#038;h=175" alt="image016" width="300" height="175" /></p>
<p>Silakan mencoba untuk mengklik</p>
<p>Filter: Color di kanan atas window box untuk mencoba filter (meski saya lebih sering tak menggunakan ini)</p>
<p>Match Color, Kelvin, dan Light Tuner di bawah kanan foto yang kita olah untuk mencocokkan kondisi foto yang kita inginkan. Jangan lupa menconteng simbol <strong>NR </strong>(<strong>Noise Reduction</strong> di samping kanan bawah) untuk menghaluskan. Atur intensitasnya.</p>
<p>Jika sudah selesai, maka anda bisa mengecilkan ukuran foto dengan resize image.</p>
<p>Dan akhinya menyimpannya dengan menekan <strong>Process</strong>. Simpan dengan format JPEG atau apa aja yang anda inginkan. Gunakan TIFF untuk olah lanjutan di software lanjutan..</p>
<p>Dan hasil HDR saya adalah sebagai berikut ini&#8230;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-95" title="image019" src="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image019.jpg?w=305&#038;h=449" alt="image019" width="305" height="449" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah itu&#8230; anda bisa menekan tombol <strong>Close</strong> untuk menutup tone maping dan kembali ke halaman HDR. Anda bisa menyimpan file HDR anda untuk mengolah lagi dilain waktu tanpa harus menggabungkan foto anda lagi.</p>
<p>HDR hanyalah bagian kecil dari fotografi&#8230; yang utama adalah pesan dalam foto yang dihasilkan pada setiap jepretan.</p>
<p>Sumber Pendukung:</p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">Manual Dynamic Photo HDR, </span></em><em></em></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.hdrsoft.com/">http://www.hdrsoft.com/</a></span></em><em></em></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.mediachance.com/hdri/help/index.html">http://www.mediachance.com/hdri/help/index.html</a></span></em><em></em></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">http://danangap7.multiply.com/journal/item/23</span></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=66&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/tutorial-fotografi-membuat-high-dynamic-range-hdr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0041.png" medium="image">
			<media:title type="html">image004</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0061.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">image006</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0081.png" medium="image">
			<media:title type="html">image008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image010.png" medium="image">
			<media:title type="html">image010</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image0121.png" medium="image">
			<media:title type="html">image012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image014.png" medium="image">
			<media:title type="html">image014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image016.png" medium="image">
			<media:title type="html">image016</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agribusiness4d.files.wordpress.com/2009/11/image019.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image019</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>alat/benda optik</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/alatbenda-optik/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/alatbenda-optik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 06:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[sains]]></category>
		<category><![CDATA[alat optik]]></category>
		<category><![CDATA[benda optik]]></category>
		<category><![CDATA[mikroskop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[MIKROSKOP Latar Belakang Mikroskop merupakan alat bamtu utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam bidang biologi, karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur benda-benda yang kecil. Pelopor pembuat mikroskop adalah Antonie van Leuwenhoek Ada 2 macam mikroskop, yaitu mikroskop optic dan mikroskop electron. Mikroskop optic yang sering digunakan adalah mikroskop biologi dan mikroskop stereo. Salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=63&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration:underline;">MIKROSKOP</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><strong>Latar Belakang</strong><br />
Mikroskop merupakan alat bamtu utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam bidang biologi, karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur benda-benda yang kecil.</p>
<p>Pelopor pembuat mikroskop adalah <em>Antonie van Leuwenhoek</em></p>
<p>Ada 2 macam mikroskop, yaitu mikroskop optic dan mikroskop electron. Mikroskop optic yang sering digunakan adalah mikroskop biologi dan mikroskop stereo.<br />
Salah satu pengukur objek miskroskopis adalah micrometer. Ada 2 macam micrometer yaitu micrometer objektif dan micrometer okuler. Alat ini dapat berfungsi apabila dipakai bersama-sama dengan mikroskop.</p>
<p><strong>MACAM-MACAM MIKROSKOP</strong><br />
<strong>1. Mikroskop Cahaya</strong><br />
Mikroskop cahaya memiliki perbesaran maksimal 1000 kali.</p>
<p>Mikroskop memiliki kaki yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dengan stabil. Mikroskop cahaya memiliki tiga dimensi lensa yaitu lensa objektif, lensa okuler dan lensa kondensor.</p>
<p>Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop.</p>
<p>Lensa okuler pada mikroskop bias membentuk bayangan tunggal (monokuler) atau ganda (binikuler).</p>
<p>Sistem lensa yang ketiga adalah kondensor. Kondensor berperan untuk menerangi objek dan lensa mikroskop yang lain.<br />
Pada mikroskop konvensional, sumber cahaya masih barasal dari sinar matahari yang dipantulkan oleh suatu cermin dataar ataupun cukung yang terdapat dibawah kondensor.</p>
<p>Cermin ini akan mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor. Pada mikroskop modern sudah dilengkapai lampu sebagai pengganti cahaya matahari.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>2. Mikroskop Stereo</strong><br />
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran relative besar.</p>
<p>Mikroskop stereo memiliki perbesasran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat dilihat secara 3 dimensi.</p>
<p>Beberapa perbedaan dengan mikroskop cahaya adalah:</p>
<p>(1) ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kita dapat melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati</p>
<p>(2) sumber cahaya berasal dari atas sehingga objek yang tebal dapat diamati. Perbesaran lensa okuler biasanya 3 kali, sehingga perbesaran objek total minimal 30 kali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. Mikroskop Elektron</strong><br />
Adalah sebuah mikroskop yang mampu melakukan pembesaran obyek sampai dua juta kali.</p>
<p>Mikroskop electron ini menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasi elektro maknetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya.</p>
<p><strong>5. Mikroskop Pender (Flourenscence Microscope)</strong><br />
Mikroskop pender ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau Antigen (seperti bakteri, ricketsia, atau virus) dalam jaringan.</p>
<p>6. Mikroskop medan-gelap<br />
Mikroskop medan gelapdigunakan untuk mengamati bakteri hidup khususnya bakteri yang begitu tipis yang hamper mendekai batas daya mikrskop majemuk.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>7. Mikroskop Fase kontras</strong><br />
Cara ideal untuk mengamati benda hidup adalah dalam kadaan alamiahnya : tidak diberi warna dalam keadan hidup, namun pada galibnya fragma benda hidup yang mikroskopik (jaringan hewan atau bakteri) tembus chaya sehingga pada masing-masing tincram tak akan teramati, kesulitan ini dapat diatasi dengan menggunakan mikroskop fase kontras.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA MIKROSKOP</p>
<p></strong></p>
<p>Sifat bayangan pada mikroskop di tentukan pada 2 lensa, yaitu lensa objekif dan lensa okuler.</p>
<p>Lensa objektif mempunyai sifat bayangan maya, terbalik dan diperkecil. Sedangkan lensa okuler mempunyai sifat bayangan nyata, tegak dan diperbesar.<br />
Mikroskop yang terdiri dari lensa positif bayangan akhir barada jauh tak terhingga, yang memiliki <em>sifat bayangan diperbesar, maya dan tegak</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Pengertian Alat/Benda Optik</h2>
<p>Benda optik adalah benda yang menggunakan lensa optik untuk melakukan fungsinya dalam membantu kegiatan tertentu.</p>
<p>Lensa optik bisa terbuat dari bahan kaca, plastik, fiber, dan lain sebagainya.</p>
<p>Berikut di bawah ini merupakan arti definisi / pengertian dari beberapa benda / alat optik yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="151" valign="top">Teropong Bintang</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">digunakan untuk melihat atau mengamati benda-benda   di luar angkasa seperti bulan, bintang, komet, dan lain sebagainya.</p>
<p>Sifat bayangan Teropong bintang adalah maya,   terbalik dan diperbesar.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Teropong Bumi</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">alat yang digunakan untuk melihat atau mengamati   benda-benda jauh yang ada di permukaan bumi.</p>
<p>Bayangan yang terbentuk sifatnya maya, diperbesar   dan tegak.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Mikroskop</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">alat yang dapat digunakan untuk melihat suatu benda yang jaraknya dekat dengan ukuran yang sangat kecil (mikron) untuk diperbesar agar dapat dilihat secara detil. Biasanya digunakan untuk melihat bakeri, sel, virus, dan lain-lain.</p>
<p>Sifat bayangan yang terjadi yaitu maya, terbalik   dan diperbesar</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Teropong Prisma</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">teropong yang berfungsi untuk melihat benda yang   jauh agar tampak lebih dekat dan terlihat jelas.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Periskop</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">digunakan oleh kapal selam yang pada umumnya   digunakan untuk melihat keadaan sekitar di luar kapal selam.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Teropong Cermin</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">digunakan untuk melihat benda-benda langit   antariksa.</p>
<p>Sifat gambar tidak terbalik, diperbesar, maya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Teropong Radio</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">benda optik yang digunakan untuk melihat benda   angkasa di luar angkasa yang jaraknya sangat jauh sekali.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Episkop</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">berguna untuk memproyeksikan gambar yang tidak   tembus cahaya.</p>
<p>Sifat bayangan tegak diperbesar</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Proyektor Slide</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">alat yang memiliki fungsi menampilkan bayangan   sebuah gambar positif yang dapat ditembus cahaya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Overhead Proyektor / OHP</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">benda yang berguna untuk melihat bayangan gambar   diapositif seperti yang umumnya digunakan untuk presentasi di kelas</td>
</tr>
<tr>
<td width="151" valign="top">Kaca Pembesar / Lup / Loop</td>
<td width="24" valign="top">:</td>
<td width="415" valign="top">benda optik yang berguna untuk mengamati benda kecil agar tampak lebih besar dan jelas dengan menggunakan jenis lensa positif</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=63&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/04/alatbenda-optik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGARUH KEPADATAN MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/pengaruh-kepadatan-manusia-terhadap-lingkungan/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/pengaruh-kepadatan-manusia-terhadap-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[dinamika penduduk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[&#160; PENGARUH KEPADATAN MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN Pertumbuhan Penduduk dan Dinamika Kependudukan pertumbuhan penduduk akan selalu dikaitkan dengan tingkat kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk atau migrasi baik perpindahan ke luar maupun ke luar. Pertumbuhan penduduk adalah peningkatan atau penurunan jumlah penduduk suatu daerah dari waktu ke waktu. Pertumbuhan penduduk yang minus berarti jumlah penduduk yang ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=59&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>PENGARUH KEPADATAN MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN</p>
<h2><span style="text-decoration:underline;">Pertumbuhan Penduduk dan Dinamika Kependudukan</span></h2>
<p>pertumbuhan penduduk akan selalu dikaitkan dengan tingkat kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk atau migrasi baik perpindahan ke luar maupun ke luar. Pertumbuhan penduduk adalah peningkatan atau penurunan jumlah penduduk suatu daerah dari waktu ke waktu.</p>
<p>Pertumbuhan penduduk yang minus berarti jumlah penduduk yang ada pada suatu daerah mengalami penurunan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Pertumbuhan penduduk meningkat jika jumlah kelahiran dan perpindahan penduduk dari luar ke dalam lebih besar dari jumlah kematian dan perpindahan penduduk dari dalam ke luar.</p>
<p>Dinamika kependudukan adalah perubahan kependudukan untuk suatu daerah tertentu dari waktu ke waktu.</p>
<p>Rumus menghitung pertumbuhan penduduk :<br />
p = (I &#8211; m) + (i &#8211; e)</p>
<p>Keterangan lengkap :<br />
- p = pertumbuhan penduduk<br />
- l = total kelahiran<br />
- m = total kematian<br />
- e = total emigran atau pendatang dari luar daerah<br />
- i = total imigran atau penduduk yang pergi</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Cara Untuk mengatasi / Mengurangi Ledakan Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk &#8211; Ilmu Kependudukan Biologi</h2>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Thomas Robert Malthus pertambahan jumlah penduduk adalah seperti deret ukur (1, 2, 4, 8, 16, &#8230;), sedangkan pertambahan jumlah produksi makanan adalah bagaikan deret hitung (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, &#8230;). Hal ini tentu saja akan sangat mengkhawatirkan di masa depan di mana kita akan kerurangan stok bahan makanan.</p>
<p>- Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menekan pesatnya pertumbuhan penduduk :</p>
<p>1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.<br />
2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.</p>
<p>- Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk :</p>
<p>1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja<br />
Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.<br />
2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan<br />
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.<br />
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi<br />
Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.<br />
4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan<br />
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=59&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/pengaruh-kepadatan-manusia-terhadap-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>organ pada tumbuhan</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/organ-pada-tumbuhan/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/organ-pada-tumbuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:23:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[biology]]></category>
		<category><![CDATA[organ tumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Organ pada Tumbuhan 1. Akar Akar merupakan organ pokok yang sangat penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan, terutama untuk menegakkan batang. Akar terbentuk oleh jaringan epidermis, jaringan parankim, jaringan xylem dan jaringan floem. Fungsi akar: · Untuk melekatkan dan menambatkan tubuh tanaman. · Untuk menyerapkan air dan zat hara. · Tempat untuk penyimpanan cadangan makanan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=57&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Organ pada Tumbuhan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><!--[if !supportLists]-->1.     <!--[endif]-->Akar</p>
<p>Akar merupakan organ pokok yang sangat penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan, terutama untuk menegakkan batang.</p>
<p>Akar terbentuk oleh jaringan epidermis, jaringan parankim, jaringan xylem dan jaringan floem.</p>
<p>Fungsi akar:</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Untuk melekatkan dan menambatkan tubuh tanaman.</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Untuk menyerapkan air dan zat hara.</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Tempat untuk penyimpanan cadangan makanan bagi tumbuhan tertentu.</p>
<p><!--[if !supportLists]-->2.     <!--[endif]-->Batang</p>
<p>Batang terbentuk oleh jaringan epidermis, jaringan parankim, jaringan korteks, jaringan xylem dan jaringan floem.</p>
<p>Fungsi batang :</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Mengangkut air dan zat-zat hara dari akar ke daun</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Mengedarkan makanan dari daun keseluruh bagian tumbuhan</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Menyimpan cadangan makanan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!--[if !supportLists]-->3.     <!--[endif]-->Daun</p>
<p>Daun terbentuk oleh jaringan epidermis, jaringan tiang, jaringan bunga karang, jaringan xylem dan jaringan floem.</p>
<p>Fungsi daun :</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Sebagai tempat fotosintesis yg menghasilkan makanan</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Organ pernapasan</p>
<p><strong>Bagian-bagian daun:</strong></p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Belahan daun (lamina=folium)</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Tankai  daun (petiolus)</p>
<p><!--[if !supportLists]-->·        <!--[endif]-->Pelepah daun (vagina) terdapat pada bagian yang membungkus batang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=57&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/organ-pada-tumbuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem 5 Kingdom</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/sistem-5-kingdom/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/sistem-5-kingdom/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[biology]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[sistem 5 kingdom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Perkembangan selanjutnya, para ilmuwan telah mengembangkan cara pengelompokan makhluk hidup yang lebih baik dan lebih maju dibandingkan dengan cara-cara pengelompokan pada zaman prasejarah. Aristoteles (384 – 322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=54&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sistem Klasifikasi 5 Kingdom</strong><br />
Perkembangan selanjutnya, para ilmuwan telah mengembangkan cara pengelompokan makhluk hidup yang lebih baik dan lebih maju dibandingkan dengan cara-cara pengelompokan pada zaman prasejarah.</p>
<p><strong>Aristoteles (384 – 322 SM),</strong> mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.</p>
<p><strong>John Ray (1627 – 1708),</strong> merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.</p>
<p><strong>Carolus Linnaeus (1707 – 1778),</strong> mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur. Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan binomial nomenklatur.</p>
<p>Pada tahun 1969 <strong>R.H Whittaker</strong> mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom/kerajaan, yaitu :</p>
<p>1.     Monera (bakteri dan ganggang biru)</p>
<p>Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik.</p>
<p>Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobacteria)</p>
<p>2.     Protista (ganggang dan protozoa)</p>
<p>Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan Protista menyerupai jamur.</p>
<p>3.     Fungi (jamur)</p>
<p>Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycpta).</p>
<p>4.     Plantae (tumbuhan)</p>
<p>Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup</p>
<p>5.      Animalia (hewan).</p>
<p>Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).</p>
<p>Pada tahun 1970-an seorang mikrobiologis bernama <strong>Carl Woese</strong> dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut <em>Eubacteria</em>.</p>
<p><em>Gambar 16. Kerajaan makhluk hidup menurut Whittaker</em></p>
<p>Masing-masing kingdom/kerajaan makhluk hidup dibagi-bagi menjadi Divisio/Divisi untuk tumbuhan dan Phylum/Filum untuk hewan. Setiap Divisi atau Filum terbagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Demikian dan seterusnya.</p>
<p>Setiap kelompok yang terbentuk dari hasil klasifikasi makhluk hidup, disebut Takson. Lahirlah istilah taksonomi (takson = kelompok, nomos = hokum), atau juga disebut sistematika (susunan dalam suatu system).</p>
<p>Berdasarkan uraian diatas dapat ditafsirkan, bahwa para ilmuwan mengelompokan makhluk hidup beerdasarkan banyaknya persamaan dan perbedaan baik morfologi, fisiologi, dan anatominya. Makin banyak persamaan, dikatakan makin dekat hubungan kekerabatannya.</p>
<p>Makin sedikit persamaannya, makin jauh kekerabatannya. Makhluk hidup yang memiliki banyak persamaan ciri, dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan yang fertile (subur), maka makhluk ini dimasukkan ke dalam suatu kelompok (takson) yang disebut spesies atau jenis.<br />
Contohnya:  Spesies kucing (<em>Felis domestica</em>)<br />
Spesies harimau (<em>Felis tigris</em>)</p>
<p><em>Gambar 17. Skema tingkatan takson, spesies (jenis), sampai kingdom (kerajaan)</em></p>
<p>Bagaimanakah penempatan takson pada penulisan klasifikasi? Untuk mendapat gambaran susunan takson dalam penulisan sistem klasifikasi, Anda dapat mengamati contoh berikut:</p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="0" width="530">
<tbody>
<tr>
<td width="17" valign="top">a.</td>
<td colspan="3" valign="top">Klasifikasi   hewan kucing</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"></td>
<td width="175" valign="top">Kerajaan   (Kingdom)<br />
Chordata Kelas (Classis)<br />
Carnivora Suku (Familia)<br />
Felis Jenis (Spesies)</td>
<td width="10" valign="top">:<br />
:<br />
:<br />
:</td>
<td width="315" valign="top"><em>Animalia Filum (Phylum)</em><em><br />
<em>Mamalia Bangsa (Ordo)</em><br />
<em>Felidae Marga (Genus)</em><br />
<em>Felis Catus (kucing)</em></em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="0" width="530">
<tbody>
<tr>
<td width="17" valign="top">b.</td>
<td colspan="3" valign="top">Klasifikasi   tumbuhan padi</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"></td>
<td width="175" valign="top">Kerajaan (Kingdom)<br />
Divisi (Divisio)<br />
Anak Divisi (Sub Divisio)<br />
Kelas (Classis)<br />
Bangsa (Ordo)<br />
Suku (Familia)<br />
Marga (Genus)<br />
Jenis (Spesies)</td>
<td width="10" valign="top">:<br />
:<br />
:<br />
:<br />
:<br />
:<br />
:<br />
:</td>
<td width="315" valign="top"><em>Plantae </em><em><br />
<em>Spermatophyta </em><br />
<em>Angiospermae</em><br />
<em>Monocotyledoncae</em><br />
<em>Poales</em><br />
<em>Poaceae</em><br />
<em>Oryza</em><br />
<em>Oryza Sativa (padi)</em></em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sesuai dengan perkembangan klasifikasi, maka pengelompokkan atau klasifikasi makhluk hidup tidak lagi berdasarkan manfaatnya tetapi sudah berdasarkan ciri-ciri morfologi,anatomi dan fisiologinya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=54&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/sistem-5-kingdom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERUBAHAN LINGKUNGAN</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/perubahan-lingkungan/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/perubahan-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Perubahan Lingkungan Perubahan lingkungan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena sebagian dari komponen lingkungan menjadi berkurang fungsinya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena campur tangan manusia dan dapat pula karena faktor alami. Dampak dari perubahannya belum tentu sama, namun akhirnya manusia juga yang mesti memikul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=51&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#00ff00;">Perubahan Lingkungan </span></span></p>
<p>Perubahan lingkungan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena sebagian dari komponen lingkungan menjadi berkurang fungsinya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena campur tangan manusia dan dapat pula karena faktor alami. Dampak dari perubahannya belum tentu sama, namun akhirnya manusia juga yang mesti memikul serta mengatasinya.<br />
1. Perubahan Lingkungan karena Campur Tangan Manusia<br />
Perubahan lingkungan karena campur tangan manusia contohnya penebangan hutan, pembangunan pemukiman, dan penerapan intensifikasi pertanian.<br />
Penebangan hutan yang liar mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Akibatnya, daya dukung hutan menjadi berkurang. Selain itu, penggundulan hutan dapat menyebabkan terjadi banjir dan erosi. Akibat lain adalah munculnya harimau, babi hutan, dan ular di tengah pemukiman manusia karena semakin sempitnya habitat hewan-hewan tersebut. Lihat Gambar 8.8.<br />
Pembangungan pemukiman pada daerah-daerah yang subur merupakan salah satu tuntutan kebutuhan akan pagan. Semakin padat populasi manusia, lahan yang semula produktif menjadi tidak atau kurang produktif.<br />
Pembangunan jalan kampung dan desa dengan cara betonisasi mengakibatkan air sulit meresap ke dalam tanah. Sebagai akibatnya, bila hujan lebat memudahkan terjadinya banjir. Selain itu, tumbuhan di sekitamya menjadi kekurangan air sehingga tumbuhan tidak efektif melakukan fotosintesis. Akibat lebih lanjut, kita merasakan pangs akibat tumbuhan tidak secara optimal memanfaatkan CO2, peran tumbuhan sebagai produsen terhambat.<br />
Penerapan intensifikasi pertanian dengan cara panca usaha tani, di satu sisi meningkatkan produksi, sedangkan di sisi lain bersifat merugikan. Misalnya, penggunaan pupuk dan pestisida dapat menyebabkan pencemaran. Contoh lain pemilihan bibit unggul sehingga dalam satu kawasan lahan hanya ditanami satu macam tanaman, disebut pertanian tipe monokultur, dapat mengurangi keanekaragaman sehingga keseimbangan ekosistem sulit untuk diperoleh. Ekosistem dalam keadaan tidak stabil. Dampak yang lain akibat penerapan tipe ini adalah terjadinya ledakan hama.<br />
2. Perubahan Lingkungan karena Faktor Alam<br />
Perubahan lingkungan secara alami disebabkan oleh bencana alam. Bencana alam seperti kebakaran hutan di musim kemarau menyebabkan kerusakan dan matinya organisme di hutan tersebut. Selain itu, terjadinya letusan gunung menjadikan kawasan di sekitarnya rusak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=51&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/perubahan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POLUSI</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/polusi/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/polusi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 15:11:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[polusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[POLUSI &#160; Polusi Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=49&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:line-through;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;"><strong>POLUSI</strong></span></span></span></p>
<p style="text-align:left;">
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Polusi </strong><strong></p>
<p></strong></p>
<p>Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).</p>
<table border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="79%" valign="top">Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.</p>
<p>Suatu zat   dapat disebut polutan apabila:<br />
1. jumlahnya melebihi jumlah<br />
normal<br />
2. berada pada waktu yang tidak<br />
tepat<br />
3. berada pada tempat yang tidak<br />
tepat</td>
<td width="21%" valign="top">
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Gbr. Lingkungan Dikelilingi Polusi</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sifat polutan <em>adalah:<br />
</em>1. merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat<br />
lingkungan tidak merusak lagi</p>
<p>2. merusak dalam jangka waktu lama.<br />
Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi<br />
dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh<br />
sampai tingkat yang merusak.</p>
<p><strong>Macam-macam Pencemaran<br />
</strong>Macam-macam pencemaran dapat dibedakan berdasarkan pada tempat terjadinya, macam bahan pencemarnya, dan tingkat pencemaran.</p>
<p><strong>a. Menurut tempat terjadinya<br />
</strong>Menurut tempat terjadinya, pencemaran dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu pencemaran udara, air, dan tanah.</p>
<p><em>1. Pencemaran udara<br />
</em>Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut.<br />
a. Gas HzS. Gas ini bersifat racun, terdapat di kawasan gunung berapi,<br />
bisa juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara.</p>
<p>b. Gas CO dan COz. Karbon monoksida (CO) tidak berwarna dan tidak<br />
berbau, bersifat racun, merupakan hash pembakaran yang tidak<br />
sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin letup. Gas COZ dalam<br />
udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat meng-<br />
ganggu pernapasan. Selain itu, gas C02 yang terlalu berlebihan di<br />
bumi dapat mengikat panas matahari sehingga suhu bumi panas.<br />
Pemanasan global di bumi akibat C02 disebut juga sebagai efek rumah<br />
kaca.</p>
<p><em>c. Partikel SOZ </em>dan NO2. Kedua partikel ini bersama dengan partikel cair<br />
membentuk embun, membentuk awan dekat tanah yang dapat<br />
mengganggu pernapasan. Partikel padat, misalnya bakteri, jamur,<br />
virus, bulu, dan tepung sari juga dapat mengganggu kesehatan.</p>
<p>d. <em>Batu bara </em>yang mengandung sulfur melalui pembakaran akan meng-<br />
hasilkan sulfur dioksida. Sulfur dioksida ber$ama dengan udara serta<br />
oksigen dan sinar matahari dapat menghasilkan asam sulfur. Asam ini<br />
membentuk kabut dan suatu saat akan jatuh sebagai hujan yang<br />
disebut hujan asam. Hujan asam dapat menyebabkan gangguan pada<br />
manusia, hewan, maupun tumbuhan. Misalnya gangguan pernapasan,<br />
perubahan morfologi pada daun, batang, dan benih.</p>
<p>Sumber polusi udara lain dapat berasal dari radiasi bahan radioaktif, misalnya, nuklir. Setelah peledakan nuklir, materi radioaktif masuk ke dalam atmosfer dan jatuh di bumi. materi radioaktif ini akan terakumulusi di tanah, air, hewan, tumbuhan, dan juga pada manusia. Efek pencemaran nuklir terhadap makhluk hidup, dalam taraf tertentu, dapat menyebabkan mutasi, berbagai penyakit akibat kelainan gen, dan bahkan kematian.</p>
<p>Pencemaran udara dinyatakan dengan ppm (part per million) yang artinya jumlah cm3 polutan per m3 udara.</p>
<p><strong>2. Pencemaran air<br />
</strong>Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut.</p>
<p>a. Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan<br />
sampah domestik, misalnya, sisa detergen mencemari air. Buangan<br />
industri seperti Pb, Hg, Zn, dan CO, dapat terakumulasi dan bersifat<br />
racun.</p>
<p>b. Sampah organik yang dibusukkan oleh bakteri menyebabkan 02 di air<br />
berkurang sehingga mengganggu aktivitas kehidupan organisme air.</p>
<p>c. Fosfat hasil pembusukan bersama h03 dan pupuk pertanian<br />
terakumulasi dan menyebabkan <em>eutrofikasi, </em>yaitu penimbunan mineral<br />
yang menyebabkan pertumbuhan yang cepat pada alga <em>(Blooming<br />
</em><em>alga). </em>Akibatnya, tanaman di dalam air tidak dapat berfotosintesis<br />
karena sinar matahari terhalang.</p>
<p>Salah satu bahan pencemar di laut ada lah tumpahan minyak bumi, akibat kecelakaan kapal tanker minyak yang sering terjadi. Banyak organisme akuatik yang mati atau keracunan karenanya. (Untuk membersihkan kawasan tercemar diperlukan koordinasi dari berbagai pihak dan dibutuhkan biaya yang mahal. Bila terlambat penanggulangan-nya, kerugian manusia semakin banyak. Secara ekologis, dapat mengganggu ekosistem laut.</p>
<p>Bila terjadi pencemaran di air, maka terjadi akumulasi zat pencemar pada tubuh organisme air. Akumulasi pencemar ini semakin meningkat pada organisme pemangsa yang lebih besar.</p>
<p><strong>3. Pencemaran tanah<br />
</strong>Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini :<br />
a. sampah-sampah pla.stik yang sukar hancur, botol, karet sintesis,<br />
pecahan kaca, dan kaleng<br />
b. detergen yang bersifat <em>non bio degradable </em>(secara alami sulit<br />
diuraikan)<br />
c. zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida.</p>
<p><strong>4. <em>Polusi suara<br />
</em></strong>Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.</p>
<p><strong>b. Menurut macam bahan pencemar<br />
</strong>Macam bahan pencemar adalah sebagai berikut.</p>
<p>1. Kimiawi; berupa zat radio aktif, logam (Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Hi),<br />
pupuk anorganik, pestisida, detergen dan minyak.<br />
2. Biologi; berupa mikroorganisme, misalnya <em>Escherichia coli, Entamoeba<br />
</em><em>coli, </em>dan <em>Salmonella thyposa.<br />
</em>3. Fisik; berupa kaleng-kaleng, botol, plastik, dan karet.</p>
<p><strong>c. Menurut tingkat pencemaran<br />
</strong>Menurut WHO, tingkat pencemaran didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu (lamanya) kontak. Tingkat pencemaran dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai berikut :</p>
<p>1. Pencemaran yang mulai mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada<br />
panca indra dan tubuh serta telah menimbulkan kerusakan pada<br />
ekosistem lain. Misalnya gas buangan kendaraan bermotor yang<br />
menyebabkan mata pedih.<br />
2. Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi pada faal tubuh dan<br />
menyebabkan sakit yang kronis. Misalnya pencemaran Hg (air raksa)<br />
di Minamata Jepang yang menyebabkan kanker dan lahirnya bayi<br />
cacat.<br />
3. Pencemaran yang kadar zat-zat pencemarnya demikian besarnya<br />
sehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalam<br />
lingkungan. Misalnya pencemaran nuklir.</p>
<p><strong>2. Parameter Pencemaran<br />
</strong>Dengan mengetahui beberapa parameter yang ads pads daerah/kawasan penelitian akan dapat diketahui tingkat pencemaran atau apakah lingkungan itu sudah terkena pencemaran atau belum. Paramaterparameter yang merupakan indikator terjadinya pencemaran adalah sebagai berikut :<br />
<em>a. Parameter kimia<br />
</em>Parameter kimia meliputi C02, pH, alkalinitas, fosfor, dan logam-logam<br />
berat.<br />
<em>b. Parameter biokimia<br />
</em>Parameter biokimia meliputi BOD (Biochemical Oxygen Demand), yaitu<br />
jumlah oksigen dalam air. Cars pengukurannya adalah dengan<br />
menyimpan sampel air yang telah diketahui kandungan oksigennya<br />
selama 5 hari. Kemudian kadar oksigennya diukur lagi. BOD digunakan<br />
untuk mengukur banyaknya pencemar organik.</p>
<p>Menurut menteri kesehatan, kandungan oksigen dalam air minum atau BOD tidak boleh kurang dari 3 ppm.</p>
<p><strong><em>c. Parameter fisik<br />
</em></strong>Parameter fisik meliputi temperatur, warna, rasa, bau, kekeruhan, dan radioaktivitas.</p>
<p><strong><em>d. Parameter biologi</em></strong><strong><br />
</strong>Parameter biologi meliputi ada atau tidaknya mikroorganisme, misalnya, bakteri coli, virus, bentos, dan plankton.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=49&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/polusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Branding</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/43/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/43/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/43/</guid>
		<description><![CDATA[Branding Pengaruhi Cita rasa anak balita 3-5 tahun Makanan apa saja yang dibuat oleh restoran cepat saji (fast food), terasa lebih sedap. Tetapi hasil riset menunjukkan bahwa rasa sedap initidak lain ditimbulkan oleh pengaruh dari iklan makanan itu.karena iklan dapat menipu bagi cita rasa anak-anak kecil maupun usia jelang ABG. Bahkan yang lebih ekstrimnya, wortel, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=43&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff00ff;"><span style="text-decoration:line-through;"><strong>Branding</strong></span></span></p>
<p>Pengaruhi Cita rasa anak balita 3-5 tahun</p>
<p>Makanan apa saja yang dibuat oleh restoran cepat saji (fast food), terasa lebih sedap. Tetapi hasil riset menunjukkan bahwa rasa sedap initidak lain ditimbulkan oleh pengaruh dari iklan makanan itu.karena iklan dapat menipu bagi cita rasa anak-anak kecil maupun usia jelang ABG.</p>
<p>Bahkan yang lebih ekstrimnya, wortel, susu dan jus apel akan lebih menarik bagi anak-anak jika dikemas dengan lebih Indah seperti hadiah gula-gula. Dalam hal ini kampanye cita rasa melalui iklan tidak pernah diaudit dan diuji.</p>
<p>Jika kita perhatikan dengan teliti, seringkali ada sebuah korelasi kuat antara sebuah label makanan cepat saji dan anak-anak. Selama ini  sekilas ada dugaan bahwa tidak ada pengaruh jelas antara iklan terhadap anak-anak. Namun baru-baru ini sejumlah riset menunjukkan bahwa kampanye fisik brand suatu makanan siap saji dapat mempengaruhi pilihan seorang anak. Misalnya, hasil studi dari Dr. Tom Robinson baru-baru ini menunjukkan bahwa presepsi cita rasa seorang anak sangat dipengaruhi oleh branding suatu produk.</p>
<p>Dr. Tom Robinson dari universitas Stanford, Amerika Serikat, adalah salah satu perisetdi bidang iklan-iklan terhadap anak. Menurut Dr. Tom Robinson anak-anak masih tergolong belia saat ini sangat diprngaruhi oleh iklan-iklan. Maka tidak heran, jika anggaran konsumsi terbesar di AS belakangan ini justru berasal dari kelompok usia anak-anak, khususnya anak-anak belia dan balita.</p>
<p>Riset Dr. Tom Robinson yang dirilis pada pertengahan agustus tahun 2007 di AS melibatkan 63 anak usia 3-5 tahun dari keluarga yang berpendapatan rendah. Riset ini dilakukan di pusat-pusat Head dtart, San Mateo Country, AS. Menurut Dr. Tom, hasil risetnya ini akan sama untuk kelompok anak usia 3-5 tahun dari keluarga lebih kaya.</p>
<p>Berbagai riset tentang pengaruh iklan atas anak-anak belakangan ini terutama ditunjukkan pada pengaruh iklan masakan siap saji terhadap perilaku pikiran dan konsumsi seorang anak. Hasil studi dan riset Tom Robinson itu kian memicu banyak perdebatan tentang pembatasan iklan terhadap anak-anak di bawah usia 12 tahun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=43&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/43/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembaharuan pertanian di Indonesia</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/40/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/40/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:36:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pembaharuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/40/</guid>
		<description><![CDATA[Pembaharuan pertanian di Indonesia Pertanian yang merupakan salah satu aspek terpenting dalam keberlangsungan hidup manusia,hal ini tentu saja dikarenakan pertanian merupakan kegiatan yang memproduksi bahan-bahan makanan dan tanpa adanya makanan sebagai penunjang kehidupan maka manusia pun tidak akan bisa hidup Kebutuhan akan pertanian di setiap Negara-negara pun sangat terlihat,apalagi dengan keadaaan saat ini,banyak Negara-negara industry [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=40&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#00ff00;"><strong>Pembaharuan pertanian di Indonesia</strong></span></p>
<p>Pertanian yang merupakan salah satu aspek terpenting dalam keberlangsungan hidup manusia,hal ini tentu saja dikarenakan pertanian merupakan kegiatan yang memproduksi bahan-bahan makanan dan tanpa adanya makanan sebagai penunjang kehidupan maka manusia pun tidak akan bisa hidup</p>
<blockquote><p>Kebutuhan akan pertanian di setiap Negara-negara pun sangat terlihat,apalagi dengan keadaaan saat ini,banyak Negara-negara industry yang akhirnya sadar bahwa tanpa pertanian maka tidak akan ada kestabilan pangan di suatu Negara dan akhirnya kembalinya industry pertnian di Negara-negara industry juga mulai tampak,salah satu faktor penyebab pengembangan industry-industri pertanian di Negara-negara tersebut juga di karenakan kekhawatiran akan banyaknya perubahan-perubahan iklim yang ekstrem dan banyak terjadi sekarang-sekarang ini,sehingga kestabilan pangan di dunia juga ikut terguncang.</p></blockquote>
<p>Kecemasan tersebut memang bukan tanpa alasan,karena banyak Negara-negara berbasis pertanian yang sering melakukan ekspor untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia terancam tidak bisa ekspor dikarenakan salah satunya anomaly iklim yang berubah-ubah yang menyebabkan banyak lahan pertanian gagal panen. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah Indonesia.</p>
<blockquote><p>Indonesia dapat dikatakan sebagai Negara agraris,karena alasan dasar yaitu sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani,sebenarnya,banyak yang harus kita syukuri dari kekayaan alam Indonesia ini terutama di bidang pertanian,banyak orang yang berkata bahwa tanah di Indonesia jika kita lempar bibit apa saja pasti akan tumbuh.pendapat tersebut mengatakan bahwa tanah di Indonesia merupakan tanah-tanah yang subur dan dengan iklim yang cocok dengan pertanian.tetapi label “Negara Agraris” bukan berarti kita terbebas dari dampak anomali iklim dunia yang berubah-ubah.bahkan kita mungkin dapat menjadi Negara agraris yang paling terkena dampaknya bila kita tidak melakukan penanggulangan yang baik.</p></blockquote>
<p>Gambaran keadaan pertanian di Indonesia saat ini dapat kita lihat di media-media informasi,banyak sawah yang terancam gagal panen karena kekeringan dan juga ada yang terkena bencana alam serta kebanjiran.memang jika kita berbicara masalah alam kita tidak akan bisa menampik bahwa hal tersebut adalah kehendak yang maha kuasa,tetapi bukan berarti kita tidak melakukan sesuatu terhadap era iklim yang berubah-ubah ini.</p>
<p>Salah satu strategi yang dapat kita lakukan adalah perbaikan hubungan pada setiap aspek-aspek yang terkait pada pertanian.penanggulangan terhadap bahaya anomaly iklim ini tentu saja tidak dapat diselesaikan dengan satu subyek saja,tetapi semua subyek pertanian yang terlibat harus senantiasa turut membantu,misalnya seperti ahli agrometeorologi yang menentukan kira-kira kapan waktu yang tepat untuk melakuakan penanaman sehingga informasi yang didapat ini dimanfaatkan oleh para petani untuk melakukan penanaman sehingga kondisi gagal panen dapat di kurangi potensinya,contoh lain juga pembaharuan teknologi-teknologi pertanian yang dapat mengurangi dampak iklim yang berubah-ubah,seperti penemuan bibit yang tahan hama dan iklim serta pengembangan rumah kaca sederhana dan dengan harga yang terjangkau bahkan juga dapat dilakukan pengembangan tanaman hodroponik sebagai solusi peningkatan kualitas tanaman hortikultura.dll.sebenarnya banyak yang dapat kita lakukan jika kita ingin berusaha sehingga sangat di harapkan ketahanan pangan di Negara kita tercinta dapat tercapai dengan baik dan terakhir,hendaknya kita sebagai mahasiswa-mahasiswa pertanian juga  harus memberi perhatian lebih terhadap masalah ini.</p>
<p>Hidup pertanian!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=40&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/40/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuliner khas Cirebon</title>
		<link>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/27/</link>
		<comments>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/27/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 10:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agribusiness4d</dc:creator>
				<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas cirebon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agribusiness4d.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sega Jamblang (Nasi Jamblang dalam Bahasa Indonesia ) adalah makanan khas masyarakat kota Cirebon, Jawa Barat. Nama Jamblang berasal dari nama daerah di sebelah barat kota Cirebon tempat asal pedagang makanan tersebut. Ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun Jati sebagai bungkus nasi. Penyajian makanannya pun bersifat prasmanan. Menu yang tersedia antara lain sambal goreng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=27&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Sega Jamblang (Nasi Jamblang dalam Bahasa Indonesia ) adalah makanan khas masyarakat kota Cirebon, Jawa Barat. Nama Jamblang berasal dari nama daerah di sebelah barat kota Cirebon tempat asal pedagang makanan tersebut. Ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun Jati sebagai bungkus nasi. Penyajian makanannya pun bersifat prasmanan. Menu yang tersedia antara lain sambal goreng (yang agak manis), tahu sayur, paru-paru (pusu), semur hati atau daging, perkedel, sate kentang, telur dadar/telur goreng, telur masak sambal goreng, semur ikan, ikan asin, tahu dan tempe serta  tidak ketinggalan &#8216;blakutak&#8217;, sejenis cumi-cumi yang dimasak bersama tintanya. Sega Jamblang adalah makanan khas Cirebon yang pada awalnya diperuntukan bagi para pekerja paksa pada zaman Belanda yang sedang membangun  dari Anyer ke Panarukan yang melewati wilayah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Kasugengan. Sega Jamblang saat itu dibungkus dengan daun jati, mengingat bila dibungkus dengan daun pisang kurang tahan lama sedangkan jika dengan daun jati bisa tahan lama dan tetap terasa pulen. Hal ini karena daun jati memiliki pori-pori yang membantu nasi tetap terjaga kualitasnya meskipun disimpan dalam waktu yang lama. Keberadaan Sega Jamblang sebagai makanan khas Cirebon, tentunya tidak bisa dilepaskan dari sosok salah satu pedagangnya yang cukup tersohor, yaitu MANG DUL. Nasi Jamblang Mang Dul cukup dikenal oleh masyarakat Cirebon, bukan hanya bagi masyarakat kebanyakan, tetapi juga menyentuh kalangan pejabat. Hampir semua Kepala Daerah, baik itu walikota atu bupati Cirebon, pernah singgah di warung Sega Jamblang Mang Dul. Bahkan beberapa selebritis ibukota, jika singgah di Kota Cirebon, selalu menyempatkan mampir ke warung nasi ini. Sentra makanan Sega jamblang di Kota Cirebon saat ini terletak di wilayah Gunung Sari,  sekitar Grage Mall. Warung ini tidak pernah tutup alias buka 24 jam. Walaupun menunya sangat beraneka ragam, namun harga makanan ini relatif sangat murah. Karena pada awalnya makanan tersebut diperuntukan bagi untuk para pekerja buruh kasar di Pelabuhan dan kuli angkut di jalan Pekalipan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><img src="/DOCUME%7E1/CASKET%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agribusiness4d.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agribusiness4d.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agribusiness4d.wordpress.com&amp;blog=10093999&amp;post=27&amp;subd=agribusiness4d&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agribusiness4d.wordpress.com/2009/11/03/27/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f61d25c776393b4110ccddd8999f4c81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agribusiness4d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/CASKET%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
