Skip to content

Pertanian dalam Al Quran

3 November 2009

Pertanian yang merangkumi tumbuhan, ternakan, perikanan dan perhutanan adalah merupakan satu sektor ekonomi yang dinamik dan dikaitkan terutamanya dengan pengeluaran makanan. Makanan adalah merupakan keperluan asas dan sebagai sebab bagi manusia dapat meneruskan kehidupan di dunia ini. Daripada perspektif Islam, pertanian adalah merupakan satu aktiviti yang penting dan perdagangan mengenainya juga penting. Ia juga satu aktiviti yang semulajadi dan sebati di dalam kehidupan manusia.

QS. AL-AN’AM : 141

“Dan Dialah (Allah) yang menjadikan (untuk kamu) kebun-kebun yang menjalar tanamannya dan yang tidak menjalar, dan pohon-pohon tamar (korma) dan tanam-tanaman yang berlainan (bentuk, rupa dan ) rasanya dan buah zaitun dan delima , yang bersamaan (warnanya atau daunnya) dan tidak bersamaan (rasanya). Makanlah dari buahnya ketika ia berbuah, dan keluarlah haknya (zakatnya) pada hari memetik atau menuainya; dan janganlah kamu melampau-lampau (pada apa-apa jua yang kamu makan atau belanjakan); sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang melampau-lampau”.

Allah SWT telah menciptakan berbagai-bagai jenis kebun, kerana Dialah yang telah mengeluarkan kejadian-kejadian yang hidup daripada yang mati. Di antara kebun-kebun itu ialah kebun-kebun tanaman yang melata yang ditanam dan dijaga oleh manusia dan ada pula kebun-kebun pokok dan tumbuhan liar yang tumbuh sendiri dengan kuasa Allah SWT dan subur tanpa jagaan manusia. Allah jugalah yang telah menciptakan pohon kurma dan tanaman yang beraneka warna, rasa dan rupa bentuk. Dialah yang menciptakan pokok-pokok zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya tetapi berbeza rasanya. Segala hasil pertanian yang diperoleh oleh manusia pada hari menuai hendaklah dikeluarkan haknya yaitu zakat dan juga sedekah. Walaubagaimanapun Allah SWT melarang manusia melakukan pemborosan terhadap cara mengeluarkan hak pertanian ini sama ada melalui pemberian sedekah ataupun cara makan atau menikmati hasil pertanian tersebut.

QS. AL BAQARAH : 22

“Dia lah Yang menjadikan bumi ini untuk kamu sebagai hamparan, dan langit (serta Segala isinya) sebagai bangunan (yang dibina Dengan kukuhnya); dan diturunkanNya air hujan dari langit, lalu dikeluarkanNya Dengan air itu berjenis-jenis buah-buahan Yang menjadi rezeki bagi kamu; maka janganlah kamu mengadakan bagi Allah, sebarang sekutu, padahal kamu semua mengetahui (bahawa Allah ialah Tuhan Yang Maha Esa)”.

QS. AL-AN’AM : 99

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dan langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”

QS.THAHA : 54

Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.”

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: